Rektor Unitomo Bachrul Amiq melepas driver Gojek mengantar paket buka puasa ke rumah para dosen dan karyawan.

Surabaya, barunih.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia sangat berpengaruh dan berdampak terhadap aspek, termasuk di antaranya perekonomian masyarakat. Dalam situasi dan kondisi yang sulit ini, Universitas Dr Soetomo (Unitomo) memberikan keringanan pembayaran biaya perkuliahan bagi mahasiswa dan calon mahasiswa baru (maba).

“Bukan hanya sektor ekonomi yang terdampak akibat Covid-19, namun juga juga dengan dunia pendidikan,” kata Rektor Unitomo Bachrul Amiq seusai berbuka puasa online bersama Yayasan Pendidikan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) di gedung rektorat, Jumat (15/5).

Untuk terus dapat melanjutkan jenjang pendidikan, kata Bachrul Amiq, jangan ragu kuliah. Unitomo mempunyai kebijakan khusus dalam pembiayaan bagi mahasiswa maupun calon maba. “Jangan jadikan pandemi Covid-19 sebagai alasan, jadi tetap lanjutkan studi,” tegasnya.

Bachrul Amiq optimistis pendaftaran maba Unitomo dapat mencapai target. “Kami optimistis pendaftaran maba tahun ini bisa memenuhi target, meski saat ini mengalami penurunan hingga 30 persen akibat pandemi Covid-19. Kami optimistis tahun ini bisa mencapai 1.800 maba,” jelasnya

Sebelumnya, Unitomo mengeluarkan sejumlah kebijakan kepada mahasiswa dalam mengahadapi pandemi Covid-19. Salah satunya penetapan kewajiban pembayaran SPP hanya sampai bulan April sebagai syarat untuk menempuh ujian tengah semester (UTS), peniadaan denda untuk keterlambatan pembayaran, serta pemberian subsidi kuota internet dalam bentuk pengurangan SPP hingga Rp 200 ribu per bulan yang berlaku mulai Mei sampai dengan Juni.

“Terutama dengan bantuan internet, kami harap bisa meringankan beban mahasiswa karena bisa dimanfaatkan untuk membeli kuota yang mereka perlukan untuk bisa menempuh berbagai kegiatan akademik yang semuanya kini berlangsung secara online,” kata Bachrul Amiq. (lis/gus)